Minggu, 05 Maret 2017
KERASNYA DUNIA PARIWISATA
ANAK YANG HARUS BEKERJA SEBELUM WAKTUNYA
01 November 2013
seorang anak memulai kisahnya dengan dunia kerja yang terpakasa iya lakukan
karena tuntutan hidup yang begitu keras ketika iya selesai dengan pendidikan
sekolah menengahnya karena tidak ada biaya dia pun mulai mencari cara merubah
hidupnya dengan bekerja keras sekerasnya cerita ini di mulai dari desa yang kecil dan
terkenal dengan pariwisatanya yang begitu melimpah di desa di mana iya tinggal
mulai dari alamnya sampai lautannya begitu juga dengan gunung gunungnya yang
begitu terkenal sampai sekarang, seorang anak yang tidak tau apa apa pergi
mencari pengalaman baru suasana baru di buku hidupnya, iya pergi pulau kecil
yang namanya sangat terkenal, ketika dia ingin pergi dia berpamitan dengan
kedua orang tuanya yang tua dan rapuh awalnya orang tuanya tidak setuju dengan
apa yang anak ini inginkan untuk meninggalkan rumah gubuk yang kecil karena
hanya dia yang di bisa membantu melakukan
pekerjaan ayah nya bertani di rumah karena kakak-kakak nya sudah bekeluarga dan
semua tanggung jawab di serahkan kepada dirinya yang baru saja lulus dari
sekolah menengah pertamanya dia meneguhkan hatinya bekerja di daerah yang dia
tidak tau bagaimana harus memulainya hanya mengandalkan do’a dari orang tuanya
dan ingin melihat adiknya yang masih sekolah dasar yang mempunyai masa depan
yang mungkin lebih baik dari dirinya, dia pun pergi ke pulau kecil wisata ketika
itu dia berusaha bertanya dan bertanya kemana dia akan bekerja di hati
kecilnya, saat itu juga ada beberapa teman sahabat yang dia kenal di pulau itu
dan memberanikan diri untuk pergi sendiri,temannya itu pun memberi tumpangan
tempat tidur tapi dia tidak tau pekerjaan temannya itu apa, katakannlah nama
teman nya itu adalah jL dan erick dan hari pertama anak ini di sana langsung
berusaha mendapatkan pekerjaan dan diapun mendapat pekerjaan di salah satu
bungalo di pulau wisata tersebut dia pun mulai bekerja di sana dan langsung
tinggal di sana walaupun tempat yang iya tiduri adalah dapur yang begitu kotor
dan bau sampah bekas memasak dan tentu saja banyak nyamuk yang berbagi tempat
tidur dengannya dengan keteguhan hatinya anak ini pun bekerja sebelum matahari
terbangun dari tidurnya dia sudah memulai harinya karena begitulah tuntutan
kerja yang berlaku di bungalow tersebut bangun masih begitu pagi menyirami
halaman bungalow yang begitu luas di sana ada 16 rumah bungalow dan tentunnya
halaman nya begitu luas setelah menyirami halaman dan juga bunga bunga yang ada
di seketar rumah bungalo tersebut kemudia dia pun memotong bunga yang terlalu
pamjang setelah itu dia membuat sarapan untuk para tamu yang menginap di
bungalow tersebut tapi anak ini tidak bekerja sendirian dia punya rekan kerja
yang bernama iwan, urip tapi di antara mereka ber tiga hanya dialah yang paling
kecil oleh karena itu pekerjaannya agak berat karena dia kecil dan juga dia
masih baru oleh sebab itu dia sering di suruh suruh oleh seniornya, beberapa
minggu kemudian dia pun menjalani hari nya seperti biasanya yang iya lakukan
sehari hari membersihkan kamar toilet dan se isi bungalow itu, sebelum matahri
terlihat dia pun harus menyiapkan makanan buat tamu tapi setelah tamu makan dia
punya waktu luang untuk beristirahat
terlintas di pikirannya bekerja di dua tempat dan dia pun memutuskan
akan menjalani nya, katakanlah bos nya bernama dolahin, dolahin ini orangnya
tegas dia menjadi manager langsung di bungalow tersebut karena anak ini
membutuhkan uang yang lebih banyak untuk keperluan orang tua nya dan juga
tentunya adik yang iya sayangi dia memintanya ijin untuk melakukan traning di
salah satu resort yang ada di pulau tersebut berharap kedepan nya mendapatkan
pekerjaan yang layak di kehidupan nya yang akan datang, dolahin manager dari
bungalow ini terharu dengan apa yang di lakukan anak sekecil dia harus bekerja
membiayayai keluarganya di sendiri, setelah dolahi mendengar penjelasan anak
ini dan dolahi pun membatunya dengan sepenuh hati dia memasukkan anak ini untuk
traning di resort yang iya sudah kenal dengan owner nya anak ini pun mulai
training di salah satu resort yang ada di pulau tersebut dia pun training di
peramu saji atau sering kita sebut ( pelayan ) tapi sayangnya dia tidak di gaji
ketika traning hanya di gaji dengan uang makan perminggunya di kasih 75.000 Rp
begitulah training di resort, ketika hari pertamanya di jalani dia pun masuk
pagi menurut dengan jadual yang sudah ada di resort tersebut diapun mulai dari
jam 07am sampe dengan 03pm begitu
seterusnya sepulang dari resort tempat dia training tersebut dia kembali ke
bungalow tempat dia bekerja diapun bertugas membersihkan kamar lebih dari
sebelumnya dan diapun memulai hari
dengan begitu melelahkan, harus bekerja 8 jam kerja di resort tanpa duduk sampe
duduk di bungalow ber jam jam sampe halamannya di sirami penuh dan membersihkan
lantai bungalow yang kosong, sampe berminggu minggu iya melakukan hal yang sama
sampai suatu hari dia di tugaskan masuk sore sampe malam di resort. Suatu hari
ketika iya terbangun dari tidurnya ketika itu jam 05:30am dia sudah
membersihkan halaman menyapunya dan membantu kariawan yang ada di bungalow
mwmbuatkan sarapan pagi buat tamu yang menginap di bungalow tersebut dia
belajar banyak sebelumnya dia sedikit tau bagaimana menangani tamu, dia belajar
banyak dari rekan kerjanya dan bekerja seperti biasanya di bungalow tersebut
sampe jam 03pm diapun berangkat menuju tempat kerja yang kedua, dia pun
berjalan kira kira 200m krena tempat iya bekerja dan trainingnya tidak begitu
jauh diapun berjalan dengan sepenuh hatinya dengan langkah kaki begitu rapuh
demi keluarganya yang dia cintainya tapi perjalanan anak ini tidak selalu
sejalan dengan apa yang dia inginkan di hari itu, suatu hari ketika iya bekerja
di restaurant tersebut dia sangat kelelahan dan mendapatkan teguran oleh
seniornya dan diapun pulang ke bungalow tempat dia tinggal dan dia di suruh
membersihkan kamar yang belum bersih saat itu jam 11pm anak ini di berikan tugas
oleh seniornya di bungalow ketika itu padahal besok paginya dia haru masuk pagi
tapi dia tidak mengeluh dengan apa yang iya kerjakan dia membersihkan salah
satu kamar yang ada di bungalow tersebut dan setelah dia selesai membersihkan
kamar itu sendiri dia pun duduk di lantai dalam kamar dan diapun mengingat
kedua orang tua nya dan adik nya yang ada di rumahnya dan hatinya sangat sedih
dan diapun mulai menangis dengan keadaan nya yang iya alami, jam pun berjalan
tanpa iya sadari dia dia ketiduran di dalam kamar tersebut di lantai yang
begitu dingin salah satu seniornya mengunci kamar bungalow dengan sengaja dan
tidak di ketahui oleh anak tersebut
ketika iya terbangun dari tidurnya pagi pagi dia terkejut dia di kunci
di ruangan bungalow tersebut padahal dia harus masuk pagi di resort tempat dia
training diapun tabahkan hatinya ketika beberapa menit kemudian seniornya
datang dan membukakan pintu seniornya tertawa melihat dia terkunci anak ini pun
tersenyum terpaksa karena dia tidak mempunyai keberanian menegur teman kerjanya
setelah itu dia bergegas ke tempat dia training
dan dia di marahi oleh seniornya karena telat datang tapi dia
menjelaskan apa yang dia alami kemudian seniornya mengerti dan memaapkan nya,
setelah sebulan dia mendapatkan uang hasil kerja kerasnya dia mendapatkan 1600.000
dari bungalow dan juga dari tempat traningnya memang uang itu cukup untuk kedua
orang tuanya dan adiknya tetapi dia sekali lagu harus menahan lapar dan tidak
menggunakan uang tersebut dengan sia sia, dia mengirimi uang ke orang tua nya
1500.000 sedangkan untuk dia hanya 100rb
begitulah hidup, kemudian minggu mingu selanjutnya dia menerima telpon
dari ibu nya, ibu nya pun meminta uang lebih untuk adiknya membeli pakaian
sekolah dan juga buku dan jugak buku barunya dan juga keperluan lain nya dan
anak itu bilang iya kepada ibu nya, anak ini pun ber sedih mendengar ibu nya
meminta seperti itu dan mulai berpikir bagaimana harus menjalani hari, tapi dia
tetap semangat bulan kedua pun di lalui dia pun mengumpulkan uang 1900.000 tapi
dia terpaksa menabung untuk ibu dan adiknya dia mendapatkan uang tambahan dari
tip dari tamu tamu yang dia layani dan mengurangi pengeluaran nya tentu saja
rasa lapar dan lelah mengirinya, pada suatu hari ketika tengah hari di bungalow
ketika orang orang sedang istirahat dia menerima telpon dari bapaknya dia
langsung menangis di depan rekan kerjanya di bawah salah satu pohon yang biasa
mereka jadikan tempat duduk anak ini kemudian menangis dan teman kerjanya
bertanya,, kenapa kamu menangis,, jawab anak itu ,, ini pertama kalinya ayah
saya menanyakan kabar saya seumur hidup saya hanya kali ini saja,, dia begitu
terharu dan rekan kerjanyanya ikut bersedih karena anak seumuran 19 tahun harus
kerja keras untuk keluarganya, rekan kerjanya yang sudah bekeluarga itupun
terharu dan memeluk anak yang mengis menahan keharuan dan tangisan nya, dan
mulai hari itu rekan kerjanya anak ini menganggap anak ini adalah adiknya dan
menyanginya seperti keluarga sendiri dan ayah nya pun menutup telepon nya
semangat bekerja anak ini kembali tmbuh setelah apa yang dia alami sebelum nya
dia berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi dan hari hari pun di jalani sampai suatu hari adik nya menelpon
meinta handphon anak ini pun selalu berkata iya kepada adiknya meskipun dia
tidak punya uang tapi dia berusaha selalu ada buat adik nya dan dia pun mulai
berpikir bagaimana mendapatkan uang lebih untuk keperluan adiknya dan dia mulai menghubungi teman nya yang ada
di pulau tersebut tapi teman nya ini tidak bekerja tapi dia penjual narkoba kepada wisatawan
yang ada di pulau tersebut dan anak ini mengambil resiko hanya untuk memenuhi
kebutuhan adiknya yaitu menjual narkoba kepada wisatawan yang ada di pulau itu
dan anak ini memiliki waktu hanya di jam 00:00 dan kebetulan sekali teman nya
ini hanya bekerja di malam hari menjual
narkoba dan teman teman anak ini
menerima dan mulai menjual jamur atau masrum dan jugak sabu sabu dan banyak
lagi jenis narkoba yang anak ini jual dan tman temanya sangat puas dengan apa
yang di lakukan anak ini karena anak ini mempunyai skil bahasa inggris yang
lebih dari teman teman nya yang lain
tapi ketika itu anak ini juga terjerumus karena teman teman nya ini
memaksa anak ini untuk memakai narkoba jenis sabu, awalnya anak ini tidak
setuju tapi lama kelamaan pun ikut terjerumus dan anak ini pun memakai narkoba
itu dan merasakan efeck dari narkoba tersebut dan terus memakaiya agar dia bisa
bekerja dengan 100% tenaganya dan tentu
saja beberapa minggu saja setelah itu dia bisa membelikan adiknya handphone
tapi tidak dengan bekerja bersih melain kan hasil dari menjual narkoba bulan ke
1 memakai narkoba dia pun merasakan efeck nya badan nya mulai mengurus berat
badan nya pun menurun drastis dan kesehatan nya terganggu karena jarang tidur
tapi anak ini harus bekerja keras dan salah satu teman rumah nya menyuruh dia
untuk meninggalkan pekerjaan nya dan tentu saja pekerjaan kotornya dan pulang
kembali ke rumah tentu saja dengan spontan anak ini menolak tapi teman nya anak
ini langsung memberikan solusi anak ini di tawari pekerjaan yang lebih baik di
kampung halaman nya sebagai pemandu wisata di di daerah nya dan tentu saja dengan berat hati dia pun
pulang dan meninggalkan pulau tempat dia bekerja dan memulai hidup seperti
hidup baru di daerah tempat tinggal nya.
karangan:
ismail
Sabtu, 07 Januari 2017
5 KEUNGGULAN MASUK AKPAR ( akademi pariwisata mataram )
1. AKPAR Mataram, mempunyai taman yang paling indah diantara
universitas lainnya yang ada di Mataram, ini mengartikan bahwa seorang yang
bekerja dibidang Pariwisata harus mempunyai jiwa yang berih dan menjaga
lingkungan dengan baik sehingga terciptalah keharmonisan antara manusia dengan
alam sekitar.2. Bangunan baru Akpar mataram yang sedang dalam proses pengerjaan. Bangunan ini mempunyai tiga lantai, yaitu lantai dasar akan dibuat aula/ruang serbaguna, lantai dua ada ruang-ruang kelas dan akan dibuatkan lab praktikum khusus untuk House Keeping, Front Office dan lain-lain. Direncanakan akpar mataram akan dijadikan Sekolah Tinggi Pariwisata, maka dari itu akpar mataram meningkatkan fasilitas-fasilitasnya untuk tercapainya syarat-syarat untuk menjadi Sekolah tinggi. Bangunan ini diperkirakan akan rampung tahun 2013 ini.
3. Ini adalah tempat parkir khusus dosen dan karyawan, walaupun tidak beratap tetapi cukup teduh untuk tempat parkir, karena banyak terdapat pohon disekitarnya dan juga untuk memudahkan karyawan akpar untuk keluar masuk kendaraannya.
Sedangkan tempat
parkir mahasiswa diberikan atap, untuk memberi kenyamanan bagi para
mahasiswa. Dilengkapi dengan CCTV untuk memantau mahasiswa-mahasiswa yang
jahil, dan masih berkeliaran pada saat jam belajar berlangsung.
4. Café satu-satunya didalam kampus, karena tujuan kekampus
adalah belajar maka café hanya ada satu, tetapi walaupun begitu café akpar
memiliki pelayanan yang baik, bersih dan cukup nyaman dan makanan-makananya
cukup murah, pas untuk kantong mahasiswa. Terdapat radio tape, kipas angin,
asbak,papan catur dan tempat sampah sebagi fasilitas pendukungnya.
5. a. :Musholla
akpar mataram, yang selalu bersih dan memberikan kenyamanan bagi para mahasiswa
yangberibadah karena terdapat taman di sekitarnya.
b. :Pura akpar mataram, yang juga selalu bersih, asri dan
didesain menyatu dengan alam sehingga membuat nyaman untuk para mahasiswa yang
akan sembahyang. Dilukiskan secara relief Sang Hyang Dewi Saraswati tepat
dibelakang pelinggih, agar dapat memusatkan pikiran kepada-Nya, sekaligus
menambah hiasan pada dinding Pura. Terdapat bale bengong untuk musyawarah
kepada mahasiswa, rapat pengurus piodalan dan lain sebagainya.
By: http://duniaakademipariwisata.blogspot.co.id/2014/07/ladnscape-akpar.html
Sumber : http://ismailgibam.blogspot.co.id/





