Selasa, 21 November 2017

keunggulan masuk di sekolah tinggi pariwisata mataram

Minggu, 05 Maret 2017

KERASNYA DUNIA PARIWISATA

ANAK  YANG HARUS BEKERJA SEBELUM WAKTUNYA

01 November 2013 seorang anak memulai kisahnya dengan dunia kerja yang terpakasa iya lakukan karena tuntutan hidup yang begitu keras ketika iya selesai dengan pendidikan sekolah menengahnya karena tidak ada biaya dia pun mulai mencari cara merubah hidupnya dengan bekerja keras sekerasnya  cerita ini di mulai dari desa yang kecil dan terkenal dengan pariwisatanya yang begitu melimpah di desa di mana iya tinggal mulai dari alamnya sampai lautannya begitu juga dengan gunung gunungnya yang begitu terkenal sampai sekarang, seorang anak yang tidak tau apa apa pergi mencari pengalaman baru suasana baru di buku hidupnya, iya pergi pulau kecil yang namanya sangat terkenal, ketika dia ingin pergi dia berpamitan dengan kedua orang tuanya yang tua dan rapuh awalnya orang tuanya tidak setuju dengan apa yang anak ini inginkan untuk meninggalkan rumah gubuk yang kecil karena hanya dia yang di bisa membantu  melakukan pekerjaan ayah nya bertani di rumah karena kakak-kakak nya sudah bekeluarga dan semua tanggung jawab di serahkan kepada dirinya yang baru saja lulus dari sekolah menengah pertamanya dia meneguhkan hatinya bekerja di daerah yang dia tidak tau bagaimana harus memulainya hanya mengandalkan do’a dari orang tuanya dan ingin melihat adiknya yang masih sekolah dasar yang mempunyai masa depan yang mungkin lebih baik dari dirinya, dia pun pergi ke pulau kecil wisata ketika itu dia berusaha bertanya dan bertanya kemana dia akan bekerja di hati kecilnya, saat itu juga ada beberapa teman sahabat yang dia kenal di pulau itu dan memberanikan diri untuk pergi sendiri,temannya itu pun memberi tumpangan tempat tidur tapi dia tidak tau pekerjaan temannya itu apa, katakannlah nama teman nya itu adalah jL dan erick dan hari pertama anak ini di sana langsung berusaha mendapatkan pekerjaan dan diapun mendapat pekerjaan di salah satu bungalo di pulau wisata tersebut dia pun mulai bekerja di sana dan langsung tinggal di sana walaupun tempat yang iya tiduri adalah dapur yang begitu kotor dan bau sampah bekas memasak dan tentu saja banyak nyamuk yang berbagi tempat tidur dengannya dengan keteguhan hatinya anak ini pun bekerja sebelum matahari terbangun dari tidurnya dia sudah memulai harinya karena begitulah tuntutan kerja yang berlaku di bungalow tersebut bangun masih begitu pagi menyirami halaman bungalow yang begitu luas di sana ada 16 rumah bungalow dan tentunnya halaman nya begitu luas setelah menyirami halaman dan juga bunga bunga yang ada di seketar rumah bungalo tersebut kemudia dia pun memotong bunga yang terlalu pamjang setelah itu dia membuat sarapan untuk para tamu yang menginap di bungalow tersebut tapi anak ini tidak bekerja sendirian dia punya rekan kerja yang bernama iwan, urip tapi di antara mereka ber tiga hanya dialah yang paling kecil oleh karena itu pekerjaannya agak berat karena dia kecil dan juga dia masih baru oleh sebab itu dia sering di suruh suruh oleh seniornya, beberapa minggu kemudian dia pun menjalani hari nya seperti biasanya yang iya lakukan sehari hari membersihkan kamar toilet dan se isi bungalow itu, sebelum matahri terlihat dia pun harus menyiapkan makanan buat tamu tapi setelah tamu makan dia punya waktu luang untuk beristirahat  terlintas di pikirannya bekerja di dua tempat dan dia pun memutuskan akan menjalani nya, katakanlah bos nya bernama dolahin, dolahin ini orangnya tegas dia menjadi manager langsung di bungalow tersebut karena anak ini membutuhkan uang yang lebih banyak untuk keperluan orang tua nya dan juga tentunya adik yang iya sayangi dia memintanya ijin untuk melakukan traning di salah satu resort yang ada di pulau tersebut berharap kedepan nya mendapatkan pekerjaan yang layak di kehidupan nya yang akan datang, dolahin manager dari bungalow ini terharu dengan apa yang di lakukan anak sekecil dia harus bekerja membiayayai keluarganya di sendiri, setelah dolahi mendengar penjelasan anak ini dan dolahi pun membatunya dengan sepenuh hati dia memasukkan anak ini untuk traning di resort yang iya sudah kenal dengan owner nya anak ini pun mulai training di salah satu resort yang ada di pulau tersebut dia pun training di peramu saji atau sering kita sebut ( pelayan ) tapi sayangnya dia tidak di gaji ketika traning hanya di gaji dengan uang makan perminggunya di kasih 75.000 Rp begitulah training di resort, ketika hari pertamanya di jalani dia pun masuk pagi menurut dengan jadual yang sudah ada di resort tersebut diapun mulai dari jam 07am sampe dengan  03pm begitu seterusnya sepulang dari resort tempat dia training tersebut dia kembali ke bungalow tempat dia bekerja diapun bertugas membersihkan kamar lebih dari sebelumnya  dan diapun memulai hari dengan begitu melelahkan, harus bekerja 8 jam kerja di resort tanpa duduk sampe duduk di bungalow ber jam jam sampe halamannya di sirami penuh dan membersihkan lantai bungalow yang kosong, sampe berminggu minggu iya melakukan hal yang sama sampai suatu hari dia di tugaskan masuk sore sampe malam di resort. Suatu hari ketika iya terbangun dari tidurnya ketika itu jam 05:30am dia sudah membersihkan halaman menyapunya dan membantu kariawan yang ada di bungalow mwmbuatkan sarapan pagi buat tamu yang menginap di bungalow tersebut dia belajar banyak sebelumnya dia sedikit tau bagaimana menangani tamu, dia belajar banyak dari rekan kerjanya dan bekerja seperti biasanya di bungalow tersebut sampe jam 03pm diapun berangkat menuju tempat kerja yang kedua, dia pun berjalan kira kira 200m krena tempat iya bekerja dan trainingnya tidak begitu jauh diapun berjalan dengan sepenuh hatinya dengan langkah kaki begitu rapuh demi keluarganya yang dia cintainya tapi perjalanan anak ini tidak selalu sejalan dengan apa yang dia inginkan di hari itu, suatu hari ketika iya bekerja di restaurant tersebut dia sangat kelelahan dan mendapatkan teguran oleh seniornya dan diapun pulang ke bungalow tempat dia tinggal dan dia di suruh membersihkan kamar yang belum bersih saat itu jam 11pm anak ini di berikan tugas oleh seniornya di bungalow ketika itu padahal besok paginya dia haru masuk pagi tapi dia tidak mengeluh dengan apa yang iya kerjakan dia membersihkan salah satu kamar yang ada di bungalow tersebut dan setelah dia selesai membersihkan kamar itu sendiri dia pun duduk di lantai dalam kamar dan diapun mengingat kedua orang tua nya dan adik nya yang ada di rumahnya dan hatinya sangat sedih dan diapun mulai menangis dengan keadaan nya yang iya alami, jam pun berjalan tanpa iya sadari dia dia ketiduran di dalam kamar tersebut di lantai yang begitu dingin salah satu seniornya mengunci kamar bungalow dengan sengaja dan tidak di ketahui oleh anak tersebut  ketika iya terbangun dari tidurnya pagi pagi dia terkejut dia di kunci di ruangan bungalow tersebut padahal dia harus masuk pagi di resort tempat dia training diapun tabahkan hatinya ketika beberapa menit kemudian seniornya datang dan membukakan pintu seniornya tertawa melihat dia terkunci anak ini pun tersenyum terpaksa karena dia tidak mempunyai keberanian menegur teman kerjanya setelah itu dia bergegas ke tempat dia training  dan dia di marahi oleh seniornya karena telat datang tapi dia menjelaskan apa yang dia alami kemudian seniornya mengerti dan memaapkan nya, setelah sebulan dia mendapatkan uang hasil kerja kerasnya dia mendapatkan 1600.000 dari bungalow dan juga dari tempat traningnya memang uang itu cukup untuk kedua orang tuanya dan adiknya tetapi dia sekali lagu harus menahan lapar dan tidak menggunakan uang tersebut dengan sia sia, dia mengirimi uang ke orang tua nya 1500.000 sedangkan untuk dia hanya 100rb  begitulah hidup, kemudian minggu mingu selanjutnya dia menerima telpon dari ibu nya, ibu nya pun meminta uang lebih untuk adiknya membeli pakaian sekolah dan juga buku dan jugak buku barunya dan juga keperluan lain nya dan anak itu bilang iya kepada ibu nya, anak ini pun ber sedih mendengar ibu nya meminta seperti itu dan mulai berpikir bagaimana harus menjalani hari, tapi dia tetap semangat bulan kedua pun di lalui dia pun mengumpulkan uang 1900.000 tapi dia terpaksa menabung untuk ibu dan adiknya dia mendapatkan uang tambahan dari tip dari tamu tamu yang dia layani dan mengurangi pengeluaran nya tentu saja rasa lapar dan lelah mengirinya, pada suatu hari ketika tengah hari di bungalow ketika orang orang sedang istirahat dia menerima telpon dari bapaknya dia langsung menangis di depan rekan kerjanya di bawah salah satu pohon yang biasa mereka jadikan tempat duduk anak ini kemudian menangis dan teman kerjanya bertanya,, kenapa kamu menangis,, jawab anak itu ,, ini pertama kalinya ayah saya menanyakan kabar saya seumur hidup saya hanya kali ini saja,, dia begitu terharu dan rekan kerjanyanya ikut bersedih karena anak seumuran 19 tahun harus kerja keras untuk keluarganya, rekan kerjanya yang sudah bekeluarga itupun terharu dan memeluk anak yang mengis menahan keharuan dan tangisan nya, dan mulai hari itu rekan kerjanya anak ini menganggap anak ini adalah adiknya dan menyanginya seperti keluarga sendiri dan ayah nya pun menutup telepon nya semangat bekerja anak ini kembali tmbuh setelah apa yang dia alami sebelum nya dia berusaha menjadi orang yang lebih baik lagi dan hari hari pun  di jalani sampai suatu hari adik nya menelpon meinta handphon anak ini pun selalu berkata iya kepada adiknya meskipun dia tidak punya uang tapi dia berusaha selalu ada buat adik nya dan dia pun mulai berpikir bagaimana mendapatkan uang lebih untuk keperluan adiknya  dan dia mulai menghubungi teman nya yang ada di pulau tersebut tapi teman nya ini tidak bekerja  tapi dia penjual narkoba kepada wisatawan yang ada di pulau tersebut dan anak ini mengambil resiko hanya untuk memenuhi kebutuhan adiknya yaitu menjual narkoba kepada wisatawan yang ada di pulau itu dan anak ini memiliki waktu hanya di jam 00:00 dan kebetulan sekali teman nya ini hanya bekerja di malam hari  menjual narkoba dan teman teman  anak ini menerima dan mulai menjual jamur atau masrum dan jugak sabu sabu dan banyak lagi jenis narkoba yang anak ini jual dan tman temanya sangat puas dengan apa yang di lakukan anak ini karena anak ini mempunyai skil bahasa inggris yang lebih dari teman teman nya yang lain  tapi ketika itu anak ini juga terjerumus karena teman teman nya ini memaksa anak ini untuk memakai narkoba jenis sabu, awalnya anak ini tidak setuju tapi lama kelamaan pun ikut terjerumus dan anak ini pun memakai narkoba itu dan merasakan efeck dari narkoba tersebut dan terus memakaiya agar dia bisa bekerja dengan 100% tenaganya dan  tentu saja beberapa minggu saja setelah itu dia bisa membelikan adiknya handphone tapi tidak dengan bekerja bersih melain kan hasil dari menjual narkoba bulan ke 1 memakai narkoba dia pun merasakan efeck nya badan nya mulai mengurus berat badan nya pun menurun drastis dan kesehatan nya terganggu karena jarang tidur tapi anak ini harus bekerja keras dan salah satu teman rumah nya menyuruh dia untuk meninggalkan pekerjaan nya dan tentu saja pekerjaan kotornya dan pulang kembali ke rumah tentu saja dengan spontan anak ini menolak tapi teman nya anak ini langsung memberikan solusi anak ini di tawari pekerjaan yang lebih baik di kampung halaman nya sebagai pemandu wisata di di daerah nya  dan tentu saja dengan berat hati dia pun pulang dan meninggalkan pulau tempat dia bekerja dan memulai hidup seperti hidup baru di daerah tempat tinggal nya.

karangan: ismail

Sabtu, 07 Januari 2017

5 KEUNGGULAN MASUK AKPAR ( akademi pariwisata mataram )

1.  AKPAR Mataram, mempunyai taman yang paling indah diantara universitas lainnya yang ada di Mataram, ini mengartikan bahwa seorang yang bekerja dibidang Pariwisata harus mempunyai jiwa yang berih dan menjaga lingkungan dengan baik sehingga  terciptalah keharmonisan antara manusia dengan alam sekitar.






 2. Bangunan baru Akpar mataram yang sedang dalam proses pengerjaan. Bangunan ini mempunyai tiga lantai, yaitu lantai dasar akan dibuat aula/ruang serbaguna, lantai dua ada ruang-ruang kelas dan akan dibuatkan lab praktikum khusus untuk House Keeping, Front Office dan lain-lain. Direncanakan akpar mataram akan dijadikan Sekolah Tinggi Pariwisata, maka dari itu akpar mataram meningkatkan fasilitas-fasilitasnya untuk tercapainya syarat-syarat untuk menjadi Sekolah tinggi. Bangunan ini diperkirakan akan rampung tahun 2013 ini.


 3. Ini adalah tempat parkir khusus dosen dan karyawan, walaupun tidak beratap tetapi cukup teduh untuk tempat parkir, karena banyak terdapat pohon disekitarnya dan juga untuk memudahkan karyawan akpar untuk keluar masuk kendaraannya.
Sedangkan tempat parkir mahasiswa diberikan atap, untuk memberi kenyamanan bagi  para mahasiswa. Dilengkapi dengan CCTV untuk memantau mahasiswa-mahasiswa yang jahil, dan masih berkeliaran pada saat jam belajar berlangsung.
 
 
 4. Café satu-satunya didalam kampus, karena tujuan kekampus adalah belajar maka café hanya ada satu, tetapi walaupun begitu café akpar memiliki pelayanan yang baik, bersih dan cukup nyaman dan makanan-makananya cukup murah, pas untuk kantong mahasiswa. Terdapat radio tape, kipas angin, asbak,papan catur dan tempat sampah sebagi fasilitas pendukungnya.
 
 

5.  a. :Musholla akpar mataram, yang selalu bersih dan memberikan kenyamanan bagi para mahasiswa yangberibadah karena terdapat taman di sekitarnya.
      b.  :Pura akpar mataram, yang juga selalu bersih, asri dan didesain menyatu dengan alam sehingga membuat nyaman untuk para mahasiswa yang akan sembahyang. Dilukiskan secara relief Sang Hyang Dewi Saraswati tepat dibelakang pelinggih, agar dapat memusatkan pikiran kepada-Nya, sekaligus menambah hiasan pada dinding Pura. Terdapat bale bengong untuk musyawarah kepada mahasiswa, rapat pengurus piodalan dan lain sebagainya.
 
 



                                    By: http://duniaakademipariwisata.blogspot.co.id/2014/07/ladnscape-akpar.html
 
Sumber : http://ismailgibam.blogspot.co.id/